YUTHI Rechner · Olahraga
Detak Jantung Maksimal
Rumus lama "220 dikurangi usia" sering meleset 5–15 detak pada orang dewasa. Tanaka et al. (2001) menghadirkan estimasi yang tervalidasi secara ilmiah dan jauh lebih akurat.
Lanjut di App
Ini baru gambaran sesaatnya. App mengubahnya menjadi pendampingan nyata.
Ukur setiap hari, bukan sekadar menghitung sekali: Vito atau Vita menafsirkan angkamu, membuatkan rencana mingguan, dan memberi tahu kamu jika ada yang perlu diperhatikan.
Segera diApp Store
Segera diGoogle Play
Diluncurkan akhir 2026 — pertama untuk iPhone, Android menyusul. Beri tahu aku saat mulai ↓
Estimasi detak jantung maksimalmu (Tanaka)
–
detak/menit
Klasik (220 − Usia)
–bpm
sebagai perbandingan
Rentang kesalahan (Tanaka)
±–bpm
variasi individual
Rentang
–
95-%-konfiden
Akurasi sejati hanya lewat tes langsung: Detak jantung maksimal sangat individual. Pengukuran nyata (tes maksimal di kedokteran olahraga atau di lapangan) memberikan nilai pribadimu.
Tes detak jantung maksimal memberi beban besar pada jantung dan sistem peredaran darah. Lakukan hanya jika kamu sehat dan tidak memiliki faktor risiko. Jika ragu, konsultasikan dulu dengan dokter.
Rumus: Tanaka HFmax = 208 − 0,7 × Usia. Standar deviasi estimasi: ±10 detak/menit. · Sumber: Tanaka H, Monahan KD, Seals DR. Age-predicted maximal heart rate revisited. J Am Coll Cardiol. 2001;37(1):153–156.
